PEPO.id — Rudy Susmanto menegaskan kesiapan Kabupaten Bogor untuk menjadi motor penggerak pembangunan di Jawa Barat, seiring meningkatnya peran strategis daerah tersebut dalam mendukung pertumbuhan regional.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jawa Barat 2027 yang digelar di Bandung. Forum ini dipimpin oleh Dedi Mulyadi dan menjadi ruang sinkronisasi kebijakan antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi.
Rudy menekankan bahwa Kabupaten Bogor memiliki posisi penting dalam struktur pembangunan Jawa Barat, terutama karena jumlah penduduknya yang mencapai sekitar 12 persen dari total populasi provinsi. Kondisi tersebut menjadikan Bogor sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi sekaligus wilayah dengan kebutuhan pelayanan publik yang tinggi.
Baca Juga: HUT Kopassus ke-74, Rudy Susmanto Soroti Peran Strategis Sinergi TNI dan Pemerintah
Dengan kapasitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan siap mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penguatan infrastruktur, serta peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat.
Menurut Rudy, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bogor akan memberikan kontribusi langsung terhadap capaian pembangunan Jawa Barat secara keseluruhan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi faktor krusial dalam memastikan efektivitas program.
“Keberhasilan Kabupaten Bogor merupakan bagian dari keberhasilan Jawa Barat. Kami siap terus memperkuat kolaborasi demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Rudy.
Selain menegaskan kesiapan tersebut, Pemkab Bogor juga mendorong penguatan koordinasi dalam pelaksanaan program prioritas, khususnya di sektor infrastruktur dan kesehatan. Sinkronisasi ini dinilai penting agar pembangunan tidak berjalan parsial, melainkan saling terintegrasi antarwilayah.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengalokasikan anggaran besar untuk menjamin akses layanan masyarakat melalui program jaminan kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat diperkuat melalui dukungan dan kolaborasi dengan pemerintah provinsi.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, dalam forum Musrenbang juga dilakukan penandatanganan paraf Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait sinergitas pembiayaan kesehatan di Jawa Barat, yang bertujuan meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat.***



