PEPO.id — Pemkab Bogor mempercepat akselerasi penanganan masalah kesejahteraan sosial melalui pembenahan hunian masyarakat. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mematok target ambisius untuk merehabilitasi sekitar 13 ribu hingga 14 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh pelosok bumi Tegar Beriman sepanjang tahun anggaran 2026.

Langkah masif ini disokong oleh kolaborasi anggaran lintas tingkatan pemerintahan. Kunjungan program bedah rumah dari pemerintah pusat menyumbang porsi terbesar dengan alokasi bantuan mencapai 10.000 unit rumah, sementara kas daerah Pemkab Bogor telah mengunci pembiayaan awal untuk 1.750 unit melalui APBD murni.

"Kabar baiknya, pemerintah pusat memberi alokasi sekitar 10.000 rumah melalui program bedah rumah untuk tahun 2026. Dari APBD murni Kabupaten Bogor, kami sudah anggarkan 1.750 unit. Jika ketersediaan anggaran memungkinkan, kami siap menambah alokasi untuk 2.750 unit rumah lagi," terang Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga: Utamakan Kesehatan dan Pendidikan, Bupati Bogor Pangkas Belanja Daerah Non-Prioritas

Rudy optimistis eksekusi fisik perbaikan belasan ribu hunian warga kurang mampu tersebut dapat berjalan intensif pada empat bulan pamungkas tahun 2026, yakni kurun September hingga Desember.

Target tahun ini melonjak drastis dibandingkan capaian tahun-tahun sebelumnya. Sebagai komparasi, pada 2025 lalu Pemkab Bogor bersama pemerintah pusat hanya mampu merehabilitasi sekitar 4.250 unit rumah—yang terdiri dari 2.750 unit lewat APBD daerah dan 1.500 unit dari anggaran pusat. Padahal, pada periode sebelumnya, bantuan rutilahu rata-rata hanya berkisar 1.000 unit per tahun.

Rudy mengamini bahwa lonjakan target ini belum sepenuhnya menumpas seluruh backlog RTLH di Kabupaten Bogor, mengingat luas wilayah dan densitas penduduk yang telah menembus 6,1 juta jiwa. Meski demikian, Pemkab Bogor berkomitmen menjadikan pembenahan hunian layak sebagai pilar utama pembangunan daerah yang berjalan sejajar dengan perbaikan sekolah, jalan, dan fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Bebaskan Biaya Berobat Warga, Bupati Rudy Susmanto Alokasikan Rp1 Triliun demi UHC Bogor

"Penanganan rumah tidak layak huni akan kami eksekusi secara bertahap sesuai kemampuan fiskal. Yang terpenting, negara hadir memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang aman dan beradab," tegasnya.***