PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya fokus menjalankan program kerja, tetapi juga aktif menyampaikan hasil pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah akan sulit dirasakan secara utuh apabila informasi mengenai program dan capaian pemerintah berhenti di lingkungan kantor.
Pesan itu disampaikan Rudy saat memberikan arahan kepada peserta Seleksi Terbuka Jabatan Administrator di Horison Ultima Sayaga, Cibinong, Jumat (31/7/2026).
Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial membuat opini publik terbentuk sangat cepat. Karena itu, ASN dituntut tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga mampu menjelaskan berbagai program dan hasil pembangunan secara terbuka, objektif, dan mudah dipahami masyarakat.
Baca Juga: Jaro Ade: Hari Koperasi Harus Jadi Momentum Menggerakkan Ekonomi, Bukan Sekadar Seremonial
“Pembangunan tidak boleh hanya tercatat di laporan atau berhenti di kantor. Masyarakat harus mengetahui apa yang sedang dan sudah dikerjakan pemerintah,” ujar Rudy.
Menurutnya, masih banyak warga yang belum mengetahui berbagai program pembangunan yang telah berjalan selama satu setengah tahun terakhir. Padahal, pembangunan dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, mulai dari kawasan barat, utara, timur, hingga selatan.
“Kita membangun bukan hanya di Cibinong. Karena itu saya berharap seluruh ASN ikut menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat agar apa yang sudah dikerjakan dapat diketahui secara luas,” tegasnya.
Rudy menilai keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari transparansi pemerintahan dan menjadi salah satu cara memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Baca Juga: Seleksi Terbuka Pemkab Bogor Masuk Hari Keempat, Rudy Susmanto Fokus Cari Talenta Terbaik
Selain menyoroti komunikasi publik, ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Bogor membutuhkan ASN yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat kolaborasi. Pemerintah daerah, kata dia, sedang mencari figur-figur terbaik yang siap bekerja cepat dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Banyak hal yang harus kita benahi bersama-sama. Hari ini kita mencari rekan-rekan terbaik yang siap berlari bersama membangun Kabupaten Bogor,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rudy juga menekankan bahwa seleksi terbuka jabatan administrator merupakan bagian dari upaya membangun birokrasi profesional melalui sistem merit. Dengan jumlah ASN mencapai sekitar 44 ribu orang, Pemkab Bogor ingin memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pegawai untuk menunjukkan kapasitas dan kepemimpinannya melalui proses yang objektif dan transparan.
“Kami ingin mencari SDM terbaik yang siap mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Bogor. Jabatan bukan tujuan, tetapi amanah untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Rudy turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik jual beli jabatan.
Di akhir arahannya, Rudy mengajak seluruh ASN menjaga semangat pengabdian, bekerja secara efektif dan efisien, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap kebijakan dan pelayanan.
Dengan penguatan budaya kerja profesional dan komunikasi publik yang lebih terbuka, ia berharap birokrasi Kabupaten Bogor mampu menjadi motor percepatan pembangunan sekaligus menghadirkan pemerintahan yang semakin dipercaya masyarakat.***



