PEPO.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberangkatkan sejumlah jemaah untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah. Pemberangkatan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung pelayanan pemerintahan serta kehidupan keagamaan di Kabupaten Bogor.
Pelepasan jemaah dilakukan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto di Masjid Baitul Faidzin, Cibinong, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima program umrah gratis. Menurutnya, kontribusi membangun daerah tidak selalu diwujudkan melalui pekerjaan formal atau pembangunan fisik, tetapi juga melalui pengabdian sosial dan keagamaan yang dilakukan secara konsisten.
Ia menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Bogor tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemeliharaan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan juga menjadi bagian penting dalam membangun daerah.
Salah satu kelompok yang mendapat perhatian khusus adalah para marbot masjid. Rudy menilai, keberadaan mereka memiliki peran besar dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, termasuk di wilayah pelosok Kabupaten Bogor.
Meski sebagian menjalankan tugas tanpa memperoleh imbalan finansial dan jarang mendapat perhatian publik, pengabdian para marbot dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga masjid tetap hidup sebagai pusat kegiatan umat.
"Para marbot yang tidak digaji, yang mungkin tidak pernah muncul di televisi dan tidak tercatat dalam sejarah, setiap hari terus berbuat. Bapak dan Ibu ikut membangun Kabupaten Bogor dengan memakmurkan masjid-masjid di berbagai pelosok daerah," ujar Rudy.
Ia menjelaskan, Pemkab Bogor dalam program tersebut berperan sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada para penerima penghargaan untuk melaksanakan ibadah umrah.
Rudy juga mengingatkan para jemaah agar memaknai kesempatan berangkat ke Tanah Suci sebagai anugerah yang patut disyukuri. Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga niat, ketulusan, dan kesungguhan selama menjalankan rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah.
"Jagalah niat dan keikhlasan. Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang mendapat undangan Allah untuk datang ke rumah-Nya, ke Makkah dan Madinah. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk beribadah dan memohon ampunan kepada Allah SWT," pesannya.
Selain menitipkan pesan kepada para jemaah, Rudy turut menyampaikan harapan agar Kabupaten Bogor senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, dan penuh keberkahan.
Ia secara khusus meminta para jemaah mendoakan seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari bupati dan wakil bupati, jajaran DPRD, perangkat daerah, camat, hingga kepala desa. Menurutnya, amanah kepemimpinan harus selalu dijalankan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Saya titip doa untuk Kabupaten Bogor. Semoga siapa pun yang memimpin daerah ini menjadi pemimpin yang amanah. Semoga Kabupaten Bogor semakin rukun, semakin maju, aman, dan adil," tuturnya.
Menutup sambutannya, Rudy mendoakan agar seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, dan kelancaran selama perjalanan maupun ketika menjalankan ibadah.
Ia berharap seluruh peserta dapat melaksanakan setiap rangkaian umrah dengan khusyuk serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan membawa pengalaman spiritual yang bermakna.***








