PEPO.id — Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara birokrasi pemerintahan dan tokoh agama dalam mengawal dinamika pembangunan daerah.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi menegaskan bahwa kepemimpinan daerah tidak akan mampu berjalan optimal tanpa sokongan moral serta doa dari para ulama.
Pernyataan tersebut disampaikan Jaro Ade saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sholawat Akbar di Majelis Ta'lim Cilejet, Desa Batok, Kecamatan Tenjo.
Di hadapan para kiai dan tokoh masyarakat, Jaro Ade menyampaikan bahwa stabilitas wilayah hanya bisa terwujud jika umara (pemerintah) dan ulama berada dalam satu ritme yang sama. Kondisi ini dinilai makin krusial mengingat Kabupaten Bogor memiliki bentang geografis yang luas dengan kompleksitas dinamika masyarakat yang tinggi.
Baca Juga: Bebaskan Biaya Berobat Warga, Bupati Rudy Susmanto Alokasikan Rp1 Triliun demi UHC Bogor
"Ulama dan umara harus terus bersama-sama untuk kepentingan bangsa dan negara. Kalau kita kompak, insya Allah apa pun yang ingin kita bangun tidak akan terasa berat," ujar Jaro Ade.
Ia menilai, ulama memegang peranan kunci sebagai benteng moral dan penyambung lidah masyarakat di akar rumput. Di sisi lain, pemerintah daerah memerlukan masukan serta maslahat keagamaan agar setiap kebijakan pembangunan yang diluncurkan tidak menabrak nilai-nilai religius lokal.
Jaro Ade juga mengajak seluruh jajaran aparatur kecamatan hingga tingkat desa untuk mempermudah ruang komunikasi dengan pengasuh pesantren dan majelis taklim. Sinergi ini diharapkan dapat mencegah timbulnya gesekan sosial di masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah secara persuasif.
Baca Juga: Bupati Bogor Ungkap Alasan Sensus Ekonomi 2026 Penting untuk Masa Depan hingga 2036
"Mohon doanya untuk kami di Pemerintah Kabupaten Bogor agar terus bisa bersinergi dengan para ulama dan memberikan pelayanan terbaik. Sinergi ini adalah modal utama kita untuk membangun Bogor yang maju secara fisik sekaligus kuat secara spiritual," pungkasnya.***



