PEPO.id — Rudy Susmanto mengingatkan para pengemudi bus dalam program mudik gratis untuk memprioritaskan keselamatan penumpang selama perjalanan menuju kampung halaman. Pesan tersebut disampaikan saat pelepasan ribuan peserta mudik gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor bersama unsur Forkopimda.

Menurut Rudy, para sopir memegang tanggung jawab besar karena tidak sekadar mengantar penumpang, tetapi juga membawa harapan keluarga yang menanti momen kebersamaan saat Idulfitri 1447 Hijriah.

“Sopir ini membawa amanah besar, membawa aura kebahagiaan. Di dalam bus itu ada cucu yang ditunggu kakek dan neneknya, ada anak dan menantu yang ditunggu orang tuanya di kampung halaman,” ujarnya, Rabu 18 Maret 2026.

Baca Juga: Hadiri Silaturahmi Ramadhan, Jaro Ade Puji Soliditas DPD Golkar Kawal Pemerintahan Rudy–Jaro di Bogor

Ia menegaskan keselamatan harus diutamakan dibanding kecepatan perjalanan. Pengemudi diminta tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan atau mengantuk di perjalanan.

“Kalau lelah, ngantuk, beristirahat dulu. Yang penting semua bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat,” katanya.

Selain kepada pengemudi, Rudy juga mengimbau para pemudik menjaga kondisi kesehatan serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran perjalanan.

Sebelumnya, pelepasan peserta mudik gratis berlangsung di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (18/3/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat pulang kampung dengan fasilitas transportasi yang aman dan nyaman.

Baca Juga: Bupati Bogor Optimistis 24 Ribu Rutilahu Rampung Bertahap hingga 2029, Babakan Madang Jadi Prioritas

Rudy menyebut penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan, terutama dari sisi armada yang disiapkan untuk mengangkut pemudik.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kami bersama Forkopimda Kabupaten Bogor melepas mudik gratis. Tahun ini sedikit berbeda karena kita menyiapkan total 77 armada,” kata Rudy Susmanto.

Dari total armada tersebut, sebanyak 40 unit disediakan pemerintah kabupaten, 20 unit dukungan kepolisian, serta 17 unit hasil kolaborasi dengan sektor swasta.

Secara keseluruhan, program ini memberangkatkan 4.034 warga Kabupaten Bogor menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.***