PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya fokus menjalankan program pembangunan, tetapi juga aktif menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi publik yang dibangun secara terbuka dan objektif.

Pesan tersebut disampaikan Rudy saat memberikan arahan kepada peserta Seleksi Terbuka Jabatan Administrator di Horison Ultima Sayaga, Cibinong, Jumat (31/7/2026).

Ia menegaskan, Kabupaten Bogor membutuhkan ASN yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat kolaborasi untuk mempercepat pembangunan di seluruh wilayah.

Baca Juga: Rudy Susmanto Arahkan APBD 2027 untuk Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kabupaten Bogor

“Kami sedang mencari rekan-rekan terbaik yang siap berlari bersama membangun Kabupaten Bogor. Banyak hal yang harus kita benahi dan sempurnakan bersama,” ujar Rudy.

Rudy menilai perkembangan teknologi informasi membuat opini publik dapat terbentuk dalam waktu singkat, terutama melalui media sosial. Karena itu, ASN dituntut tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga mampu menjelaskan berbagai capaian pembangunan secara jelas kepada masyarakat.

Ia menilai masih banyak warga yang belum mengetahui program-program pembangunan yang telah berjalan selama sekitar satu setengah tahun terakhir.

“Kita membangun bukan hanya di Cibinong. Pembangunan dilakukan di wilayah barat, utara, timur, hingga selatan Kabupaten Bogor. Karena itu saya berharap seluruh ASN ikut menyampaikan informasi pembangunan agar masyarakat mengetahui apa yang sudah dikerjakan pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga: Hari Koperasi ke-79, Jaro Ade Tegaskan Rencana Pemkab Bogor Percepat Penguatan 800 Koperasi

Menurut Rudy, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari transparansi pemerintahan dan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Rudy juga menekankan bahwa seleksi terbuka jabatan administrator merupakan bagian dari upaya memperkuat birokrasi profesional melalui penerapan sistem merit.

Kabupaten Bogor, kata dia, memiliki sekitar 44 ribu ASN dengan potensi yang besar. Pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan yang sama kepada setiap ASN untuk menunjukkan kompetensi dan kapasitas kepemimpinan melalui proses seleksi yang objektif dan transparan.

“Kami ingin mencari SDM terbaik yang siap mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Bogor. Jabatan bukan tujuan, tetapi amanah untuk melayani masyarakat,” katanya.

Rudy juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan Pemkab Bogor berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik jual beli jabatan.***