PEPO.id - Usia tidak menghentikan saya untuk mencintai seseorang yang jauh di atas saya. Saat ini status saya masih menjadi mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta.

Jujur, sekarang saya suka duda dan anak bernama Ahmad. Kecintaan ini muncul ketika saya sering mengunjungi kedai kopi di dekat kampus.

Duda itu pasti pemilik kedai kopi di sana. Om Ahmad memang keren dan memiliki tubuh yang kencang.

Pria berusia 43 tahun itu menceraikan mantan istrinya rupanya karena perselingkuhannya. Itu sangat menyakitkan.

Baca Juga: Destinasi Wisata Menarik di Bontang, Keindahan Alamnya Bikin Takjub Pengunjung

Dalam pikirku 'Perempuan mana yang berani menyelingkuhi dia? Aku saja nggak tega, harusnya mantan istrinya beruntung". 

 

Saya menjadi tertarik dan kami bertukar kontak pribadi mengapa saya ingin magang di tokonya. Sejak itu, saya semakin dekat dengannya dan mengetahui bahwa dia memiliki seorang putra berusia 3 tahun.

Namun, pada akhirnya saya mencoba menerima begitu saja dan terus berusaha meyakinkan Paman Ahmad bahwa saya serius. Dia merebut hati saya ketika dia berbicara secara pribadi, dan pemikirannya cukup dewasa untuk membuat saya jatuh cinta.

Om Ahmad pun pergi bersama saya untuk mencari bahan kopi. Awalnya saya malu, tapi sekarang tidak lagi.

Baca Juga: Resep Asam Padeh Ikan Pari Khas Padang, Cocok untuk Dinikmati Bersama Keluarga di Rumah

Aku ragu, apakah om Ahmad memiliki perasaan yang sama atau tidak. Dari pandanganku, sepertinya om Ahmad selalu baik kepada semua orang, itu juga membuatku ragu.

Namun, aku mencoba memberanikan diri untuk mengatakan cinta kepadanya secara langsung. Jawabannya buat hatiku hancur lebur terkulai lemas.

Cintaku ditolak karena baginya aku belum terlalu matang untuk berpikir ke depan. Dia beralasan masih banyak kesempatan yang bisa aku peroleh tanpa dia. 

Saat dia mengatakan hal itu, aku memilih untuk berhenti kerja di kedai kopinya. Dari situ aku sedikit tertarik dengan pesona om-om.

Bahkan, setelah cintaku ditolak Om Ahmad, aku mulai melirik salah satu dosen di kampusku. Semoga, kali ini cintaku tak bertepuk sebelah tangan.***