PEPO.id - Kisah seorang tukang ojek online yang mengantarkan makanan ke Menara Saidah di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan memang menggelitik untuk didengar.

Kisah tersebut diungkap temannya melalui akun media sosial Twitter miliknya. Pengemudi ojek online ini berkeliling Kota Kalibata mencari pesanan sekitar pukul 02:00 WIB.

Tiba-tiba dia disuruh mengantarkan makanan ke Menara Saidah. Dia menerima pesanan itu tanpa berpikir dua kali.

Awalnya, ia tidak menganggap ada yang aneh, karena hal tersebut merupakan hal yang lumrah bagi pengemudi ojek online.

Baca Juga: Rekomendasi Parfum Unisex Lokal Tahan Lama, Aroma Wewangiannya Gak Main-main

Namun, sesampainya di depan Menara Saidah, hal aneh mulai terjadi. Pelanggan yang memesan makanan itu tiba-tiba menghilang.

Ketika dia mencoba mengkonfirmasi pengiriman dengan mengklik "saya sudah sampai" di aplikasinya, dia terus menunggu tanpa mendapatkan respon.

Beberapa saat kemudian, dia menerima panggilan telepon tetapi tidak ada suara dari pihak pelanggan, hanya terdengar tangisan seorang anak kecil yang membuat hati pengemudi ojek online itu teriris.

Tangisan anak kecil tersebut terdengar lembut dan menyayat hati. Meski begitu, pengemudi ojek online ini pada awalnya tidak mencurigai apa-apa.

Baca Juga: Rekomendasi OOTD Hijab Remaja Kasual, Tampilan Busana Makin Terlihat Sopan dan Menarik

Seorang temannya hanya mendengar suara anak perempuan yang menangis dengan pelan dan mengatakan bahwa makanan sudah sampai.

Namun, adik kecil yang menangis meminta pengemudi ojek online untuk melihat ke atas. Saat itu, tiba-tiba tercium aroma wangi yang sangat kuat.

Pengemudi ojek online ini menjadi kaku dan tidak bisa berteriak atau melarikan diri. Adik kecil tersebut berkata dengan pelan, "atas-atas."

Kemudian, pengemudi ojek online ini melihat sosok perempuan dengan penampilan yang sangat menakutkan di atasnya.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Tongseng Kambing Empuk dan Lezat, Dijamin Tidak Bau

Wanita itu memiliki perut besar yang tampak aneh, tangan yang sangat panjang di satu sisi, rambut yang panjang hingga pinggang, dan mata yang menakutkan.

Setelah pengalaman horor itu, pengemudi ojek online tersebut memutuskan untuk tidak lagi menerima pesanan di daerah Menara Saidah.***