PEPO.id - Paru-paru adalah salah satu organ vital dalam tubuh manusia yang memiliki peran penting dalam sistem pernapasan. Organ ini berfungsi untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai sisa metabolisme. Ketika paru-paru mengalami gangguan, maka seluruh sistem tubuh pun dapat terganggu.
Masalah pada paru-paru termasuk salah satu kondisi medis yang sering dialami oleh banyak orang. Terdapat beragam jenisnya, mulai dari yang ringan seperti flu hingga penyakit kronis seperti PPOK dan kanker paru. Gejalanya pun beragam, namun yang paling umum adalah sesak napas, napas pendek, dan batuk berdarah.
Dilansir dari Medical News Today, penyakit paru-paru diklasifikasikan menjadi tiga kelompok utama berdasarkan jenis gangguan yang dialami. Pertama adalah penyakit saluran napas yang mengganggu aliran udara masuk dan keluar dari paru-paru.
Baca Juga: Benarkah Bawang Putih Bisa Menyembuhkan Infeksi Paru-paru? Simak Penjelasannya
Kedua, penyakit jaringan paru-paru yang memengaruhi proses penyaluran oksigen dari saluran napas ke darah. Jenis ketiga adalah gangguan pada sirkulasi paru-paru, yang memengaruhi proses aliran darah dari jantung menuju paru-paru.
Inilah 13 macam gangguan paru-paru yang penting untuk diketahui:
1. Asma
Kondisi ini merupakan penyakit jangka panjang yang ditandai dengan pembengkakan dan penyempitan saluran pernapasan, serta menimbulkan gejala seperti kesulitan bernapas, mengi, nyeri dada, dan kesulitan tidur. Asma bersifat tidak bisa disembuhkan namun dapat dikendalikan dengan perawatan rutin.
2. Asbestosis
Penyakit paru kronis ini disebabkan oleh paparan debu asbes dalam jangka panjang. Gejalanya bisa muncul puluhan tahun kemudian berupa batuk kering, sesak napas, nyeri dada, dan penurunan berat badan.
Baca Juga: 8 Makanan Bisa Membuat Paru-paru Jadi Bersih dan Sehat, Salah Satunya Bawang Putih
3. Bronkitis
Peradangan pada saluran bronkus ini menyebabkan batuk, nyeri dada, dan sakit tenggorokan. Bronkitis akut biasanya disebabkan virus dan bisa sembuh dengan istirahat, cairan cukup, dan pengobatan ringan.
4. Bronkiektasis
Penyakit ini ditandai dengan batuk berdahak terus-menerus, sesak napas, demam, dan napas berbunyi. Diperlukan pemeriksaan rontgen atau CT scan untuk diagnosis, dan dalam beberapa kasus dibutuhkan bronkoskopi.
5. Batuk Kronis
Batuk yang berlangsung lebih dari delapan minggu bisa menjadi tanda penyakit serius. Biasanya dialami oleh perokok aktif dan bisa menimbulkan gejala tambahan seperti pusing dan gangguan tidur.
Baca Juga: Cara Menenangkan Pikiran yang Sedang Stres, Segera Latihan Teknik Pernapasan
6. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
PPOK merupakan gangguan paru-paru yang berkembang secara bertahap dan membuat saluran pernapasan tersumbat. Tanda-tandanya antara lain napas pendek, batuk terus-menerus, tubuh mudah lelah, dan memerlukan perawatan medis lanjutan.
7. Flu Biasa
Walaupun tampak seperti penyakit ringan, flu tetap bisa berdampak buruk pada kondisi paru-paru. Gejala seperti batuk, hidung tersumbat, dan demam muncul 1-3 hari setelah terpapar virus.
8. Pneumonia
Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang bisa disebabkan oleh kuman, virus, atau jamur, dengan gejala seperti demam tinggi, kesulitan bernapas, dan batuk berlendir. Jika tidak ditangani, penyakit ini bisa mengancam nyawa.
Baca Juga: Teknik Pernapasan untuk Jaga Tingkat Stres Agar Memulihkan Keseimbangan Sistem Saraf
9. Fibrosis Kistik
Penyakit genetik ini membuat paru-paru tersumbat lendir kental, mengganggu pernapasan dan pencernaan. Gejalanya berupa batuk berdahak dan sesak napas kronis.
10. Emboli Paru
Terjadi ketika arteri paru tersumbat oleh bekuan darah. Gejalanya termasuk batuk tiba-tiba, nyeri dada, dan denyut jantung cepat. Pengobatannya menggunakan obat antikoagulan.
11. Sleep Apnea
Gangguan tidur ini menyebabkan seseorang berhenti bernapas sejenak saat tidur. Gejala seperti mendengkur, mulut kering saat bangun, dan kelelahan di siang hari adalah tanda yang perlu diwaspadai.
12. Kanker Paru-Paru
Ini merupakan salah satu jenis kanker yang sangat berbahaya dan sering kali menimpa orang yang aktif merokok. Gejala awal sering tidak tampak, namun akan muncul nyeri dada, suara serak, dan sesak napas seiring berkembangnya penyakit.
13. Tuberkulosis (TB)
Penyakit menular ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis bisa tidak menunjukkan gejala (laten) atau aktif, dengan ciri khas batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, demam, dan penurunan berat badan secara drastis.
Jika Anda mengalami gejala seperti sesak napas, batuk berdarah, atau napas berbunyi, segera periksakan diri ke dokter. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi serius pada paru-paru.

