PEPO.id - Berjemur di bawah sinar matahari pagi telah lama dipercaya sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Paparan sinar matahari tak hanya mendukung pembentukan vitamin D secara alami, tetapi juga memberikan sejumlah manfaat tambahan untuk kesehatan fisik dan psikologis.
Vitamin D yang dihasilkan dari sinar matahari diketahui mengandung antioksidan penting yang berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, serta mendukung fungsi berbagai organ.
Namun, bukan hanya itu saja manfaat dari aktivitas berjemur. Jika dilakukan dengan cara yang tepat, waktu berjemur di pagi hari juga terbukti berdampak positif bagi kualitas hidup secara keseluruhan.
Baca Juga: Kenali 6 Pemicu Depresi dan Cara Tepat Menanganinya
Waktu ideal untuk berjemur umumnya antara 5 hingga 15 menit, meskipun durasinya dapat bervariasi tergantung faktor usia, tipe kulit, kualitas udara, serta letak geografis.
Agar aman, pastikan mengenakan kacamata hitam dan menggunakan tabir surya sebelum terpapar sinar matahari. Inilah lima manfaat penting yang bisa diperoleh dari kebiasaan berjemur di pagi hari:
1. Mengurangi Risiko Depresi
Paparan sinar matahari merangsang pelepasan hormon serotonin di otak, yang dikenal dapat memperbaiki suasana hati dan menciptakan rasa tenang. Bahkan pada orang yang tidak mengalami depresi sekalipun, berjemur tetap dapat memperbaiki mood secara signifikan.
Baca Juga: 5 Efek Berhenti Konsumsi Kafein Bagi Tubuh, Salah Satunya Pola Tidur Membaik
2. Meningkatkan Kualitas Tidur
Paparan sinar matahari pagi membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yaitu jam biologis yang memengaruhi rasa kantuk dan waktu tidur. Hal ini membuat tubuh lebih mudah mengantuk saat malam tiba, serta meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.
3. Membantu Mencegah Gangguan pada Tulang
Cahaya matahari di pagi hari membantu tubuh menghasilkan vitamin D yang berfungsi mendukung penyerapan kalsium. Asupan kalsium yang tercukupi sangat penting untuk memperkuat tulang dan mencegah risiko osteoporosis maupun radang sendi.
4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Kecukupan vitamin D turut mendukung sistem imun tubuh dalam melawan berbagai penyakit. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa vitamin D dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung, flu, gangguan otot, dan beberapa jenis kanker.
Baca Juga: 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Perbaiki Kualitas Tidur, Salah Satunya Alpukat
5. Berpotensi Menurunkan Risiko Kelahiran Prematur
Ada dugaan bahwa berjemur secara rutin pada masa kehamilan dapat membantu menurunkan risiko persalinan prematur dan infeksi kehamilan. Manfaat ini berkaitan erat dengan asupan vitamin D yang diperoleh dari paparan sinar matahari.
Meski begitu, American Academy of Dermatology menegaskan bahwa sinar matahari sebaiknya tidak dijadikan sebagai sumber utama vitamin D. Suplemen atau makanan bergizi juga dibutuhkan sebagai pelengkap.
Bagi ibu hamil atau individu dengan kondisi kulit sensitif, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin berjemur. Setiap orang memiliki kebutuhan dan batas paparan yang berbeda.
Baca Juga: Terus Sulit Tidur? Kenali Insomnia dan Cara Mengendalikannya Secara Alami
Meskipun banyak manfaat yang ditawarkan, cara dan waktu berjemur tetap harus diperhatikan agar hasilnya optimal tanpa membahayakan kulit.
Secara umum, waktu terbaik untuk berjemur adalah sebelum pukul 9 pagi, saat sinar matahari belum terlalu menyengat namun cukup efektif untuk merangsang produksi vitamin D.
Kebiasaan sederhana seperti berjemur bisa menjadi salah satu bentuk perawatan diri yang mudah, murah, dan bermanfaat untuk jangka panjang.
Baca Juga: Manfaat Ikan Bandeng Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Menjaga Kesehatan Tulang
Dengan menjaga konsistensi dan memperhatikan durasinya, berjemur di pagi hari bisa menjadi bagian dari rutinitas sehat yang menunjang kualitas hidup secara menyeluruh.

