PEPO.id - Rasa sakit di leher saat baru bangun tidur merupakan gangguan yang sering dialami banyak orang. Salah satu penyebab utamanya adalah kondisi yang dikenal sebagai "salah bantal". Ketegangan di leher biasanya muncul akibat posisi tidur yang tidak tepat.
Gejala salah bantal biasanya ditandai dengan rasa nyeri atau kaku pada leher, terutama saat menolehkan kepala. Dalam beberapa kasus, bahkan sedikit gerakan dapat memicu rasa sakit yang cukup mengganggu.
Menurut sejumlah ahli, salah bantal bukanlah kondisi serius. Meski terasa menyiksa, gangguan ini umumnya akan membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari tanpa perlu perawatan medis khusus.
Baca Juga: Terus Sulit Tidur? Kenali Insomnia dan Cara Mengendalikannya Secara Alami
1. Salah satu faktor utama penyebab salah bantal adalah kebiasaan tidur dengan posisi yang keliru.
Tidur tengkurap dalam waktu lama, misalnya, dapat membuat otot leher dan punggung tegang karena posisi kepala yang terpelintir ke satu sisi.
2. Faktor kedua adalah penggunaan bantal yang tidak sesuai.
Penggunaan bantal yang terlalu kaku atau tinggi dapat membuat leher berada dalam posisi yang tidak nyaman saat tidur.
3. Gerakan mendadak saat tidur juga dapat memicu salah bantal.
Contohnya adalah tiba-tiba duduk dari posisi tidur atau mengayunkan tubuh secara tidak sadar di malam hari, yang bisa membuat otot leher cedera ringan.
Baca Juga: Sering Mendengkur Saat Tidur? Kenali Penyebab dan 10 Cara Efektif Mengatasinya
Walaupun tidak tergolong serius, kondisi salah bantal bisa menghambat rutinitas sehari-hari. Untuk itu, ada beberapa langkah mandiri yang bisa dilakukan untuk meredakan gejalanya di rumah.
1. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah kompres dingin.
Gunakan es batu yang dibungkus dengan handuk, lalu tempelkan ke bagian leher yang sakit selama sekitar 20 menit.
2. Alternatif lain adalah kompres hangat.
Kompres ini bisa membantu melemaskan otot-otot yang tegang. Silakan gunakan metode penanganan yang paling sesuai dan membuat Anda merasa nyaman.
Baca Juga: Rutin Minum Air Putih Sebelum Tidur, Ini 5 Manfaat Penting untuk Kesehatan Tubuh
3. Pijatan ringan juga bermanfaat.
Pijat lembut di area leher menggunakan minyak hangat bisa membantu meredakan kekakuan dan melancarkan aliran darah.
4. Penggunaan koyo dan obat pereda nyeri seperti paracetamol juga dianjurkan.
Obat ini bisa mengurangi rasa sakit sehingga Anda bisa tetap beraktivitas ringan.
Meski sebagian besar kasus akan pulih dengan perawatan mandiri, ada kalanya nyeri justru semakin berat atau tidak kunjung hilang dalam beberapa hari.
Baca Juga: Panduan Jam Tidur Malam Berdasarkan Usia dan Cara Mendapatkannya
Jika kondisi tak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter. Pemeriksaan medis dibutuhkan untuk menyingkirkan kemungkinan cedera berat pada otot atau tulang di area leher.
Dokter biasanya akan melakukan observasi dan mungkin merekomendasikan terapi fisik jika memang dibutuhkan. Dalam beberapa kasus, pencitraan seperti X-ray bisa digunakan untuk memastikan diagnosis.
Agar salah bantal tidak terjadi lagi, perhatikan posisi tidur yang baik. Pilih bantal yang mendukung bentuk leher dan posisi tidur yang mempertahankan kelengkungan alami tulang belakang.
Baca Juga: Nyaman Tapi Berbahaya! Ketahui Fakta Tentang Tidur Tengkurap Berikut Agar Tidurmu Lebih Berkualitas
Dengan perhatian terhadap posisi tidur dan kebiasaan malam hari, risiko terkena salah bantal bisa dikurangi secara signifikan. Jika pun terjadi, penanganan cepat akan membantu mempercepat pemulihan.

