PEPO.id - Meskipun biji labu berukuran kecil, namun sebenarnya memiliki banyak nutrisi. Biji labu mengandung lemak sehat, magnesium, dan seng dalam jumlah tinggi yang baik untuk kesehatan Anda.

Selain itu, biji labu mengandung nutrisi, kalori, lemak, protein, dan serat. Ada juga vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, vitamin C, vitamin E, vitamin K dan lain sebagainya.

Selain itu, biji labu kuning juga mengandung berbagai mineral lain, seperti kalsium, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, natrium, seng, dan sebagainya.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat biji labu bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga: Resep Kolak Durian Manis dan Legit, Cocok untuk Menu Takjil saat Berbuka Puasa

1. Mengontrol Diabetes

 

Biji labu merupakan sumber magnesium yang baik untuk penderita diabetes.

Magnesium diklaim dapat membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan produksi insulin dan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

Kedua pendekatan tersebut dapat membantu mencegah diabetes tipe 2, seperti yang dilaporkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Buletin Farmasi Lanjutan.

2. Mengurangi Resiko Kanker

 

Biji labu dan makanan lain seperti teh hijau dan buah delima memiliki sifat melawan kanker. Pola makan yang mencakup biji labu dapat membantu mengurangi risiko kanker perut, payudara, dan prostat.

Baca Juga: Manfaat dan Cara Menggunakan Suncreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UVA dan UVB

Menggunakan biji kedelai, biji rami, biji bunga matahari, dan biji labu dapat meningkatkan kesehatan Anda secara signifikan dalam jangka panjang.

3. Menurunkan Resiko Osteoporosis

Ada banyak manfaat biji labu dalam hal meningkatkan kepadatan tulang. Karena kandungan magnesium dan kalsiumnya yang tinggi, biji labu mendukung tulang yang kuat.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Salah satu manfaat biji labu kuning yang sayang dilewatkan yaitu menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, fitosterol dan asam lemak omega-3 dalam biji labu kuning dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.

Bahkan, menurut studi dari Lipid Technology, kedua senyawa ini dapat mencegah penggumpalan darah dan penyakit aterosklerosis. Tidak heran bila biji labu kuning dipercaya dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Baca Juga: Resep Pempek Ikan Khas Palembang yang Nikmat, Kini Bisa Coba Buat di Rumah

5. Mengobati Peradangan

Setiap 100 gram biji labu kuning mengandung sekitar 10 miligram mineral zinc (seng) yang dibutuhkan oleh tubuh. Bahkan, jumlah tersebut menyumbang sebagian besar dari asupan harian yang direkomendasikan.

Sementara itu, seng merupakan mineral yang mengandung antioksidan dan bersifat anti-peradangan. Kedua hal tersebut tentu berperan penting dalam proses metabolisme tubuh.

Terlebih lagi, kandungan antioksidan pada seng dalam biji labu kuning pun memberikan manfaat lain, yakni melawan peradangan tubuh.***