PEPO.id - Saat menjalani puasa tidak hanya tidak makan atau minum, tetapi juga tidak melakukan hal-hal yang buruk. Salah satu perilaku yang perlu kita kendalikan saat berpuasa adalah emosi.

Mudah emosi saat lapar, haus, lelah, atau kurang tidur saat puasa.

Namun sebagai umat muslim yang berpuasa, kita harus bisa mengendalikan emosi kita agar tidak membatalkan puasa kita.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol emosi saat puasa. Mari kita lihat.

Baca Juga: Resep Balado Ati Kentang, Hidangan Khas Sumatera Barat yang Banyak Disukai Masyarakat

1. Berpikirlah sebelum Anda berbicara

 

Berpikir sebelum berbicara adalah cara puasa yang sangat efektif untuk menekan amarah.

Banyak orang bereaksi terlalu cepat dan menggunakan kata-kata yang tidak pantas ketika mereka merasa marah atau tersinggung.

Ketika Anda marah, Anda mungkin mengatakan hal-hal yang menyakitkan.

Coba pikirkan, jika itu terjadi pada Anda ketika Anda akan mengatakan sesuatu yang kejam atau menyakitkan, apakah itu akan menyakiti Anda?

Oleh karena itu, penting untuk mempelajari pengendalian diri dan mengatur apa yang kita katakan.

2. Lakukan aktivitas lain

Melakukan aktivitas lain selain berpikir sebelum berbicara juga dapat membantu meredam amarah saat berpuasa. Terkadang sulit untuk mengontrol emosi saat sedang marah.

Baca Juga: Resep Ayam Saus Padang, Menu Hidangan Pedas dan Nikmat Khas Sumatera Barat

Namun dengan melakukan aktivitas yang mengalihkan perhatian, Anda dapat menenangkan diri dan menghindari perilaku impulsif yang tidak perlu.

3. Istirahat yang cukup

Saat berpuasa, tubuh membutuhkan istirahat yang cukup agar tidak mudah lelah dan mudah tersinggung. Dengan istirahat yang cukup, Anda akan merasa lebih tenang dan terhindar dari amarah yang tidak perlu.

Cobalah untuk menghindari lingkungan yang bising dan ramai. Dalam hal ini, meluangkan waktu untuk beristirahat dengan tenang dapat membantu menenangkan pikiran dan meredam amarah.

4. Ubah posisi

Cara lain yang bisa membantu meredam amarah saat berpuasa adalah mengubah posisi dan mandi. Saat kita marah, tubuh kita tegang dan berdenyut.

Dengan mengubah postur tubuh kita, seperti berdiri atau duduk, kita dapat membantu mengurangi ketegangan dan menenangkan tubuh.

Selain itu, dengan mandi, kita bisa membantu menenangkan pikiran dan meredakan amarah.

Sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-'Araf Ayat 200:

وَاِمَّا يَنْزَ غَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَان نَزْغٌ فَاستَعِذْ بِااللهِ اِنّهُ سَميعٌ عَلِيم

“Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui”

Baca Juga: Objek Wisata Wonogiri Hits, Tempatnya Selalu Ramai Dikunjungi Wisatawan

5. Diam

Mengendalikan amarah melalui diam merupakan cara yang efektif untuk mengendalikan amarah saat berpuasa.

Dengan menghindari situasi yang memicu kemarahan, menarik napas dalam-dalam, bersabar, menjaga sikap tenang, dan berdoa, kita dapat mengelola emosi kita dan menghindari tindakan impulsif yang dapat berakibat buruk bagi diri kita sendiri dan orang lain.

Dalam HR Ahmad dan Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

اِذَ غَضِبَ اَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ

“Apabila seorang dari kalian marah, maka hendaklah diam”

Nah, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan amarah saat berpuasa.