PEPO.id - Film 28 Years Later menghadirkan cerita menegangkan yang membalut tema survival dengan emosi keluarga. Berlatar waktu hampir tiga dekade setelah wabah zombie melanda dunia, film ini menggambarkan perjuangan seorang ayah dan anaknya dalam menghadapi horor yang belum berakhir.
Cerita dimulai dari Inggris, saat sekelompok anak kecil yang tengah menonton acara anak, tiba-tiba diserang oleh orang dewasa yang telah terinfeksi virus zombie. Salah satu bocah bernama Jimmy berhasil kabur dan menemukan ayahnya yang sudah pasrah pada datangnya kiamat.
Virus yang dikenal dengan nama "Rich virus" itu menyebar cepat ke seluruh Eropa, dan menghancurkan 90% populasi manusia. Namun, sebagian kecil penduduk berhasil selamat dan membangun koloni baru di pulau terpencil yang dikelilingi laut.
Baca Juga: Petaka Gunung Gede Film Horor yang Ramai Ditonton tapi Sarat Kritik
Pulau tersebut menjadi tempat tinggal Spike dan ayahnya, Jamie. Mereka hidup damai bersama warga lain, namun tetap harus waspada. Jamie adalah seorang pemburu zombie, dan kini ia mengajak Spike, yang hampir remaja, untuk ikut berburu ke mainland atau daratan utama.
Sebelum berangkat, mereka pamit kepada ibu Spike yang mengalami gangguan mental akibat trauma wabah. Spike berharap suatu hari bisa menyembuhkan ibunya dan mengajaknya jalan-jalan bersama keluarga lagi.
Saat mereka menuju mainland, Jamie mengingatkan Spike bahwa mereka hanya punya waktu 4 jam sebelum air laut pasang kembali. Perjalanan mereka penuh tantangan, mulai dari zombie lamban (slowls) hingga zombie raksasa (alpa) yang memimpin para zombie lainnya.
Baca Juga: Man With No Past: Aksi Lintas Zaman Menguak Takdir dan Identitas Sang Penyelamat
Pertemuan pertama Spike dengan zombie diakhiri dengan keberhasilan menembak tepat sasaran, namun suara tersebut memancing serangan zombie lain. Jamie pun menunjukkan keahliannya membunuh zombie dengan brutal untuk melindungi putranya.
Dalam perjalanan, mereka menemukan rumah tua yang ditinggalkan dan melihat zombie terikat, pertanda ada manusia lain yang selamat namun mungkin sudah gila. Jamie memperingatkan bahwa manusia kini bisa lebih berbahaya dari zombie.
Setelah melihat rusa-rusa mati dan kepala rusa tergantung di pohon, Jamie menyadari kehadiran zombie alpa di sekitar mereka. Mereka kabur menuju rumah tua, naik ke atap, dan bertahan di sana karena zombie raksasa masih berkeliaran.
Baca Juga: Satu Kakak Tujuh Ponakan: Drama Keluarga Penuh Air Mata dengan Visual yang Menggetarkan
Di sisi lain, warga pulau sudah menyiapkan pesta untuk menyambut kepulangan Spike. Namun, kepulangan itu tertunda karena mereka harus menginap semalam akibat serangan zombie. Spike merasa bersalah karena paniknya membuat mereka dalam bahaya.
Saat malam, mereka melihat cahaya api di hutan. Meski Spike berharap itu pertanda manusia selamat, Jamie mengingatkan untuk menjauhi sumber api misterius demi keselamatan. Keesokan harinya, rumah mereka roboh karena kawanan rusa yang lari dari zombie alpa.
Saat menyeberang pulang melewati jalan laut yang mulai surut, mereka diserang zombie alpa. Pertarungan sengit pun terjadi, namun mereka berhasil kembali ke pulau setelah zombie dibunuh dengan tombak api oleh para penjaga.
Baca Juga: Ketika Nenek Pembunuh Jadi Legenda yang Tak Terlupakan, Film Old Woman with the Knife 2025
Meski disambut bak pahlawan, Spike merasa tidak layak menerima pujian karena hanya membunuh satu zombie slowl. Ia kecewa setelah melihat ayahnya berselingkuh, dan memutuskan membawa ibunya keluar pulau secara diam-diam demi mencari dokter.
Perjalanan mereka membawa mereka bertemu tentara bernama Erik dari Swedia. Bersama Erik, mereka menuju tempat seorang dokter misterius bernama Dr. Kelson yang konon mampu bertahan dari serangan zombie dan melakukan ritual pembakaran jasad.
Spike berharap Dr. Kelson bisa menyembuhkan ibunya, namun sang dokter menyatakan ibunya menderita kanker otak stadium akhir. Ketika sang ibu meninggal, Spike memakamkannya secara terhormat dan meletakkan tengkoraknya di puncak monumen.
Baca Juga: Perjalanan Gila Mickey 17: Ketika Manusia Dicetak Ulang dan Alien Jadi Sahabat
Serangan zombie alpa kembali terjadi, namun Spike berhasil membuatnya lumpuh dengan panah bius. Ia kemudian meninggalkan bayi yang dilahirkan zombie di depan gerbang desa dan menamainya A, harapan baru bagi umat manusia.
Film diakhiri dengan Spike yang memilih tetap bertahan di mainland, berharap bisa menjadi pahlawan sejati. Ia kemudian bertemu dengan kelompok baru yang dipimpin oleh bocah selamat dari awal film, membuka kemungkinan baru di tengah dunia pascazombie.
