PEPO.id - New York tahun 1998 menjadi latar penuh hiruk pikuk bagi kisah Caught Stealing. Di Lower East Side, kehidupan malam dipenuhi lampu neon dan dentuman musik bar. Di situlah Hank Thompson, mantan pemain baseball yang gagal, kini bekerja sebagai bartender di Paul’s Bar.

Setiap malam, Hank menelpon ibunya di California. Obrolan mereka sederhana, biasanya hanya tentang San Francisco Giants, tim baseball kesayangan keduanya, jarang membicarakan hidup pribadi Hank yang suram.

Hank tinggal bersama pacarnya, Yvonne, seorang paramedis penuh semangat. Hubungan mereka rapuh, penuh cinta sekaligus konflik. Malam itu, mereka bertemu Russ Binder, tetangga asal Inggris yang cerewet, yang menitipkan kucingnya Bud karena harus ke London. Tetangga lain, Duane, yang usil dan kepo, turut mengganggu sebelum malam mereka berakhir penuh keintiman.

Baca Juga: Sinopsis The Toxic Avenger: Kebangkitan Pahlawan Mutan dari Limbah Beracun

Keesokan harinya, Hank mendapati dua pria Rusia, Aleksei dan Pavel, menggedor apartemen Russ. Saat mencoba menghentikan mereka, Hank malah dipukuli hingga pingsan. Luka parah di tubuhnya membangkitkan kembali trauma masa lalunya.

Kilas balik memperlihatkan tragedi masa muda Hank. Saat mengemudi bersama sahabatnya Dale, sebuah kecelakaan fatal menewaskan Dale dan menghancurkan kaki Hank, mengubur mimpinya menjadi pemain baseball profesional. Bayangan itu masih menghantuinya hingga kini.

Hank terbangun di rumah sakit, ditemani Yvonne. Dokter menyatakan satu ginjalnya hilang akibat serangan. Yvonne menuntut Hank lebih serius menjalani hidup, berhenti terjebak masa lalu.

Baca Juga: The Accountant 2: Ben Affleck Kembali Hadapi Konspirasi Gelap dan Ancaman Baru

Berusaha berubah, Hank membuang alkohol. Namun masalah baru muncul saat ia kembali mendapati Aleksei dan Pavel mencoba masuk apartemen Russ. Ia melapor ke detektif Elise Roman, yang mengungkap Russ terkait dengan gangster Yahudi, Lipa dan Shmully Drucker. Hank menegaskan dirinya tak terlibat.

Namun, dari kotak pasir Bud, Hank menemukan mainan tikus berisi kunci misterius. Dari lubang pintu, ia melihat Lipa dan Shmully berusaha membobol apartemen Russ. Panik, ia meninggalkan pesan untuk Roman, tapi hidupnya makin terjerat.

Colorado, gangster flamboyan, datang bersama Aleksei dan Pavel. Mereka melukai Bud, menuntut kunci, serta memperingatkan Hank agar tidak melibatkan polisi. Ancaman itu juga menyasar Yvonne, membuat Hank semakin putus asa.

Baca Juga: Predator: Killer of Killers Hadirkan Pertarungan Brutal Viking, Samurai, hingga Pilot Perang Dunia II

Ketakutan Hank terbukti beralasan. Yvonne kemudian ditemukan tewas ditembak. Hank hancur, dunia seakan runtuh di hadapannya. Dari situlah ia benar-benar terjebak dalam lingkaran mafia dan pengkhianatan.

Hank mencari bantuan Roman, namun dikejutkan fakta pahit: Roman ternyata polisi korup yang bekerja sama dengan gangster. Colorado pun dibunuh Roman sendiri karena dianggap berbuat kacau.

Pertarungan brutal pecah di Paul’s Bar. Rekan Hank, Amtrak, ditembak mati. Paul, pemilik bar, juga tak luput dari eksekusi geng Rusia. Hank selamat hanya karena bersembunyi di ruang aman.

Baca Juga: Pixar Bocorkan Karakter Baru dan Jalan Cerita Menarik di Toy Story 5

Kunci misterius akhirnya ditemukan Hank di pakaiannya. Saat masuk ke apartemen Russ, ia justru menghantam Russ yang baru kembali dari London. Pertengkaran terjadi, hingga Russ mengaku kunci itu membuka loker berisi $4 juta.

Mereka sempat bekerja sama, namun Russ mencoba berkhianat. Dalam perebutan, Russ terluka parah. Pada akhirnya, Hank menyeret Russ dan uang itu ke Flushing Meadows untuk bernegosiasi dengan Roman dan geng Rusia.

Pertemuan berubah kacau. Russ panik, tembakan salah sasaran menewaskan Aleksei. Dalam kekacauan, Hank berhasil kabur bersama Bud, sementara Russ tewas kehabisan darah.

Baca Juga: Film Pencarian Terakhir Raup 57 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang

Hank menuju Coney Island, menerima ancaman baru dari Roman. Sang polisi korup berencana menjebaknya atas seluruh pembunuhan, termasuk Yvonne. Bahkan ibunya di California menjadi target. Hank sempat menelpon ibunya, menyuruhnya pergi menyelamatkan diri.

Di titik terendah, Hank membuat kesepakatan berbahaya. Ia menyerahkan kunci kepada Drucker bersaudara dengan syarat Roman harus dilenyapkan. Rencana itu berhasil, Roman dieksekusi di depan Hank.

Namun, pengkhianatan berikutnya terjadi. Dalam mobil bersama Lipa dan Shmully, Hank menyadari bahwa Lipa-lah pembunuh Yvonne. Dengan keberanian nekat, ia menabrakkan mobil hingga menewaskan keduanya.

Baca Juga: Venice Film Festival 2025 Diwarnai Aksi Solidaritas untuk Palestina

Hank lolos dengan membawa sebagian besar uang dan Bud. Ia kabur ke Tulum, Meksiko, memulai hidup baru. Di adegan mid-credit, ibunya menerima kiriman uang darinya, tanda bahwa Hank belum melupakan keluarga meski hidupnya kini berbeda.