PEPO.id - Film Rumah Untuk Alie menghadirkan sebuah drama keluarga penuh luka, konflik batin, dan perjuangan seorang gadis yang terus dikucilkan. Cerita dimulai dengan sosok Alie, seorang remaja yang hidup bersama ayah dan empat kakaknya, Dipta, Rendra, serta si kembar Nata dan Samuel.
Di awal film, suasana tampak bahagia ketika Dipta mendapatkan pekerjaan baru. Namun, kebahagiaan itu berubah hening begitu Alie muncul. Sejak kecil, ia dianggap sebagai pembawa sial lantaran kematian ibunya. Bahkan, sang ayah Abimanyu tak pernah benar-benar menerima kehadirannya.
Satu-satunya sosok yang masih menunjukkan kasih sayang kepada Alie adalah Biimah, asisten rumah tangga keluarga tersebut. Sayangnya, perhatian kecil itu tidak cukup untuk menutupi dinginnya sikap sang ayah dan kakak-kakaknya. Alie pun tumbuh dalam kesepian dan perundungan.
Baca Juga: Sinopsis Caught Stealing: Perjalanan Kelam Bartender New York Melawan Mafia Rusia
Kilas balik 15 tahun lalu memperlihatkan asal mula luka keluarga ini. Sana, ibu kandung Dipta dan saudara-saudaranya, adalah seorang jurnalis yang meninggal saat liputan di daerah konflik. Abimanyu yang terpukul akhirnya menikahi Gianla, dan dari pernikahan itu lahirlah Alie
Kehadiran Alie justru menambah keretakan. Anak-anak Sana menganggap Alie sebagai anak emas ayahnya. Namun tragedi terjadi ketika sebuah kecelakaan mobil menewaskan Gianla dan membuat Dipta pincang. Sejak itu, Alie semakin disalahkan.
Perundungan pun semakin sering dialami Alie , baik di rumah maupun sekolah. Najwa, seorang siswi populer yang menaruh hati pada Nata, ikut mem-bully Alie. Bahkan, kakak-kakaknya memilih diam ketika Alie dijatuhkan.
Baca Juga: Sinopsis The Toxic Avenger: Kebangkitan Pahlawan Mutan dari Limbah Beracun
Meski begitu, Alie masih mencoba mencari tempat untuk bercerita. Ia menyalurkan kesedihannya melalui vlog dan kunjungan diam-diam ke makam ibunya. Namun, setiap langkah kecilnya menuju kebahagiaan selalu berakhir dengan cemooh dan hukuman.
Kehidupan Alie semakin berat ketika ia dipaksa menggantikan tugas Biimah yang sudah tak lagi bekerja. Ayahnya yang frustasi karena perusahaannya hancur kerap melampiaskan amarah padanya. Kekerasan fisik dan verbal menjadi makanan sehari-hari bagi Alie.
Di sekolah, situasi tak lebih baik. Najwa dan gengnya terus menekan Alie, bahkan menyebarkan fitnah lewat video editan. Alie akhirnya diusir dari rumah oleh ayahnya setelah dianggap mempermalukan keluarga.
Baca Juga: The Accountant 2: Ben Affleck Kembali Hadapi Konspirasi Gelap dan Ancaman Baru
Namun, cahaya kecil muncul ketika teman sekelasnya, Aji, menunjukkan kebenaran. Ia memperlihatkan video asli yang membuktikan Alie tidak bersalah. Sayangnya, saat keluarganya mulai sadar, Alie justru memilih pergi.
Penderitaan Alie mencapai titik nadir ketika ia hampir menjadi korban pelecehan oleh preman. Untungnya, Nata dan Dipta datang menyelamatkan. Meski berhasil lolos, Dipta terluka parah dan membutuhkan donor darah.
Alie pun dengan tulus mendonorkan darahnya, membuktikan bahwa kasih sayangnya lebih besar dari luka yang ia terima. Namun, setelah itu Alie menghilang. Ia merasa tak lagi kuat menanggung semua kebencian dari keluarga sendiri.
Puncak kisah ini begitu tragis. Saat hendak meninggalkan rumah sakit, Alie justru tertabrak mobil. Dalam kilas balik, terlihat betapa ia selalu mendambakan rumah yang damai, meski nyatanya hanya mendapat penolakan.
Film ini menutup cerita dengan pesan kuat tentang cinta dan keluarga. Bahwa kebencian hanya melahirkan kehancuran, sementara kasih sayang adalah satu-satunya jalan menuju kedamaian.
Rumah Untuk Alie bukan sekadar drama keluarga, melainkan cermin luka batin anak yang dikucilkan. Sebuah kisah yang menegaskan pentingnya cinta dalam merajut kembali rumah yang retak.
Baca Juga: Pixar Bocorkan Karakter Baru dan Jalan Cerita Menarik di Toy Story 5
Pesan moralnya jelas: ketika hati dipenuhi kasih sayang, tidak ada ruang bagi kebencian untuk bersemayam. Film ini mengajak penonton merenungkan arti keluarga sesungguhnya.
Dengan alur penuh emosi dan konflik mendalam, Rumah Untuk Alie menghadirkan drama yang menyentuh hati dan sulit dilupakan.
