PEPO.id - Aktris senior Meriam Bellina membagikan kisah pribadinya tentang pengalaman menjadi seorang caregiver atau pengasuh keluarga. Ia menuturkan pernah merawat langsung adik, ayah, hingga ibunya, yang membuatnya merasakan beratnya tanggung jawab tersebut.

“Adik sama, mama saya, papa saya. Jadi saya merasakan jadi caregiver itu berat sekali,” ungkap Meriam saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.

Bintang film Catatan Si Boy itu menjelaskan bahwa peran caregiver menuntut seseorang untuk mampu mengendalikan ego. Ia menilai bahwa kesabaran merupakan faktor terpenting untuk menghadapi situasi penuh tantangan.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Trending, Jejak Digital hingga Debut Filmnya Kembali Disorot

“Seorang caregiver mesti ngilangin egonya, ngilangin ketidaksabarannya,” ujar Meriam menambahkan.

Ia juga mengungkapkan, sering kali pasien tidak dapat memahami bahasa maupun perasaan dari orang yang merawatnya. Kondisi tersebut menambah beratnya peran seorang caregiver.

“Jadi ya mungkin karena pengalaman pribadi juga, jadi ya sangat ngena pengorbanan ini,” tutur Meriam.

Baca Juga: Adrian Jonathan Pasaribu Masuk Komite Seleksi Alternativa Film Internasional 2026, Dorong Film Daerah Indonesia ke Kancah Dunia

Menurutnya, peran seorang caregiver tidak hanya menuntut kekuatan fisik, tetapi juga keteguhan emosional yang sering kali diuji. Hal inilah yang membuatnya semakin menghargai perjuangan banyak orang yang berada di posisi tersebut.

Pengalaman hidup itu rupanya memiliki keselarasan dengan peran yang dimainkan Meriam dalam film terbarunya, Agape The Unconditional Love. Film ini rencananya akan dirilis di bioskop pada 4 September mendatang.

Karya tersebut menampilkan kisah delapan individu dengan latar belakang berbeda yang dipertemukan di sebuah rumah sakit. Mereka menghadapi perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanpa syarat.

Baca Juga: The Dirt (2019): Kisah Liar dan Kontroversial Mötley Crüe yang Wajib Ditonton Pecinta Rock

Salah satu kisahnya adalah pasangan lansia, Yosua yang diperankan Tyo Pakoesadewo dan Martha yang dimainkan Meriam Bellina. Keduanya digambarkan menjalani cinta yang diuji oleh waktu dan keadaan.

Selain itu, film juga menghadirkan kisah Sania, yang diperankan Maudy Koesnaedi. Tokoh ini digambarkan berjuang sebagai ibu tunggal demi putrinya, Kira, yang diperankan Sarah Beatrix dan tengah berjuang melawan leukemia.

Cerita lain menyoroti Gigi (Rania Putrisari) dan Gino (Pangeran Lantang), dua kakak beradik yatim piatu yang saling menjaga di tengah kesulitan hidup.

Baca Juga: Control (2007), Film yang Wajib di Tonton Pecinta Musik Post Punk Mengisahkan Hidup Kelam Ian Curtis dan Joy Division

Alur semakin lengkap dengan hadirnya kisah persahabatan Daffa (Tanta Ginting) dan Bimo (Samuel Rizal). Kedekatan mereka diuji oleh kondisi sakit dan pengorbanan yang mendalam.

Agape The Unconditional Love mengangkat tema kemanusiaan yang kuat, dengan harapan kisahnya bisa menyentuh hati penonton dari berbagai kalangan.

Bagi Meriam, keterlibatannya dalam film ini menjadi kesempatan untuk menyalurkan pengalaman pribadi dalam bentuk seni peran. Ia merasa perannya begitu dekat dengan kisah nyata hidupnya.

Baca Juga: Lord of Chaos, Film yang Wajib di Tonton Bagi Pecinta Musik Metal dengan Kisah Kelam Black Metal Norwegia

Film ini juga menjadi ajang penghormatan terhadap para caregiver yang kerap berjuang tanpa pamrih. Perjuangan mereka sering kali terabaikan, padahal peran tersebut sangat penting dalam kehidupan banyak orang.

Dengan kombinasi pengalaman nyata dan cerita menyentuh, film Agape The Unconditional Love diharapkan tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menginspirasi penonton untuk lebih menghargai pengorbanan orang-orang di sekitar mereka.