PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan rencana besar Pemerintah Kabupaten Bogor dalam dua tahun ke depan, yakni pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPAS Galuga serta pengembangan sports center yang diklaim akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Proyek PSEL dipastikan menjadi prioritas awal dan akan mulai memasuki tahap pembangunan pada pertengahan 2026. Fasilitas ini berlokasi di kawasan TPAS Galuga dan dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.

Menurut Rudy, pengembangan PSEL akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama difokuskan di Galuga, sementara tahap berikutnya direncanakan di wilayah Kayumanis, yang saat ini masih dalam kajian teknis.

“Untuk tahap awal kami mulai di Galuga. Tahapan berikutnya sedang kami siapkan, termasuk kajian lokasi dan kebutuhan teknisnya,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Rudy Susmanto Hadiri Peringatan Hari Bakti Permasyarakatan ke-62: Garda Depan Pelayanan Publik Humanis

Ia menjelaskan, sejumlah aspek teknis telah dibahas bersama mitra, mulai dari ketersediaan sumber air, jarak ke gardu induk untuk distribusi listrik, hingga kesiapan pasokan sampah sebagai bahan baku utama.

Proyek ini juga telah melalui proses lelang internasional yang diikuti puluhan peserta dari berbagai negara. Perusahaan asal Tiongkok, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd, ditetapkan sebagai pemenang dan akan menjadi mitra pembangunan fasilitas tersebut.

“Seluruh tahapan sudah kami siapkan. Groundbreaking direncanakan dimulai pada Juni 2026,” jelas Rudy.

Selain PSEL, Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan proyek ambisius lainnya, yakni pembangunan sports center berskala besar. Fasilitas ini dirancang tidak hanya sebagai pusat olahraga, tetapi juga sebagai pengungkit ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan event olahraga.

Baca Juga: Atas Instruksi Bupati Bogor, Aktivitas Sampah Liar di Klapanunggal Dihentikan

Rudy menargetkan tahapan awal pembangunan sports center dapat dimulai paling lambat pada 2027, setelah seluruh perencanaan dan kesiapan anggaran rampung.

Menurutnya, dua proyek ini menjadi bagian dari strategi besar pembangunan daerah yang berorientasi pada keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi.

PSEL diharapkan mampu menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan, sekaligus menghasilkan energi ramah lingkungan. Sementara itu, sports center diproyeksikan menjadi ikon baru Kabupaten Bogor yang mampu menarik investasi dan meningkatkan daya saing daerah.***