PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan TNI sebagai kunci menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan hingga ke wilayah pelosok.

Penegasan ini disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-128 Tahun 2026 di Makorem 061/Suryakancana, Kamis (16/4/2026).

Menurut Rudy, sinergi lintas sektor tidak hanya menjadi formalitas, tetapi harus diwujudkan dalam program konkret yang langsung dirasakan masyarakat.

Ia menilai kerja sama antara Pemkab Bogor dan TNI selama ini telah memberikan dampak signifikan, terutama dalam membuka akses pembangunan di daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Baca Juga: Musrenbang Jabar 2027, Rudy Susmanto Optimistis Kabupaten Bogor Jadi Pusat Pertumbuhan Baru di Jawa Barat

“Sinergi yang terus terjalin ini menjadi kekuatan bersama dalam memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” ujar Rudy.

Dalam forum tersebut, sejumlah program prioritas turut dibahas, mulai dari penguatan ketahanan sosial melalui program Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat, hingga pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Rudy menekankan bahwa percepatan pembangunan tidak bisa dilakukan secara parsial.

Dibutuhkan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, serta pemangku kepentingan lainnya agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Melalui sinergi yang terus terjalin, kita bergerak bersama, saling melengkapi untuk memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: MQK Jadi Ajang Strategis, Rudy Susmanto Fokus Cetak Generasi Ulama di Kabupaten Bogor

Sementara itu, Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat maupun dalam mendukung program pembangunan.

Ia mengungkapkan, TNI juga menjalankan sejumlah program strategis yang sejalan dengan kebutuhan daerah, termasuk pembangunan Jembatan Perintis Garuda untuk mengatasi persoalan infrastruktur di wilayah rawan bencana.

Program tersebut ditargetkan mampu mempercepat pemulihan akses masyarakat, terutama di daerah yang terdampak bencana alam.

Setiap Korem bahkan ditugaskan membangun beberapa jembatan setiap bulan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan.

Selain itu, koordinasi juga mencakup dukungan terhadap program nasional seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.

Dengan penguatan sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis pembangunan dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara pemerintah dan TNI diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.***