PEPO.id, Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan langkah progresif dalam tata kelola birokrasi dengan mempercepat regenerasi kepemimpinan di lingkungan kerja Pemkab Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk memberi porsi dan ruang yang lebih luas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berusia muda untuk menduduki berbagai posisi strategis.

Kebijakan penyegaran organisasi ini dinilai krusial guna merespons tuntutan pelayanan masyarakat yang kian kompleks, dinamis, dan membutuhkan ide-ide segar berbasis adaptasi teknologi.

Arahan tersebut disampaikan Rudy di hadapan ratusan pegawai saat memberikan sambutan pada agenda pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ASN Pemkab Bogor di Gedung Serbaguna I, Cikarang-Cibinong, Kamis (1/10/2026).

Rudy mengkritisi pola pikir konvensional yang kerap mengidentikkan posisi eselon atas hanya untuk aparatur senior. Pihaknya optimistis bahwa potensi ASN muda di Bogor sangat melimpah dan siap unjuk gigi jika diberi kepercayaan.

"Yang namanya Asisten, Staf Ahli tidak harus diisi orang tua yang sudah melanglang buana, muter ke mana-mana. Pada saat diberikan kesempatan, diberikan amanah, maka tunjukkan kemampuan," ujar Rudy secara eksplisit.

Ia menambahkan bahwa batasan usia tidak lagi menjadi parameter tunggal dalam mengukur kapabilitas seorang aparatur. Kunci utama pemisahan jabatan terletak pada kesiapan integritas, kapasitas eksekusi program, serta komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima.

Lewat gelombang mutasi dan rotasi berkala, Pemkab Bogor ingin memangkas sekat senioritas agar iklim kompetisi kerja berjalan sehat. Langkah ini diharapkan mampu merangsang lahirnya pimpinan birokrasi yang adaptif, berani mengambil keputusan terukur, serta kaya akan gagasan inovatif demi percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor.***